Layanan E-Meterai Peruri Error: Refund Hanya 75%
Layanan E-Meterai Peruri Error dalam beberapa hari terakhir yang mengakibatkan gangguan serius yang menyebabkan banyak pendaftar CPNS 2024 tidak dapat menyelesaikan proses administrasi. Error ini disebabkan oleh lonjakan trafik yang sangat tinggi mendekati batas akhir pendaftaran CPNS. Website resmi e-meterai Peruri mengalami penurunan performa yang menyebabkan pengguna terjebak dalam antrian panjang, bahkan beberapa gagal melakukan pembelian dan pembubuhan e-meterai.
Peruri sebagai penyedia layanan telah mengeluarkan permohonan maaf secara resmi melalui akun Instagram mereka akibat Layanan E-Meterai Peruri Error. Mereka menjelaskan bahwa lonjakan pengguna menyebabkan overload pada sistem sehingga tidak dapat diakses sementara waktu. Selain itu, Direktorat Jenderal Pajak juga turut meminta maaf atas kendala teknis ini dan memberikan panduan kepada masyarakat yang kesulitan mengakses situs tersebut​ (tirto.id)​ (Bisnis.com).
Bagi pendaftar CPNS yang mengalami kendala dalam pembelian e-meterai, Peruri memberikan opsi pengembalian dana sebesar 75 persen dari total pembayaran. Pengajuan harus dilakukan dalam waktu maksimal 3 hari setelah pembayaran berhasil. Namun, pengembalian dana hanya berlaku untuk pembatalan satu invoice penuh, tidak dapat dilakukan untuk beberapa e-meterai dalam satu invoice. Proses ini akan memakan waktu hingga maksimal 45 hari​ (RuangBogor)​(Linggaupos).
Proses pengajuan refund e-meterai Peruri dapat dilakukan dengan langkah berikut:
- Kirimkan email ke cs.digital@peruri.co.id.
- Gunakan subjek “CASN-Pengajuan Pembatalan Pembelian meterai-elektronik.com”.
- Sertakan informasi penting seperti nomor handphone, nama lengkap, bukti pembayaran, sisa kuota yang ada, dan nomor invoice pembelian yang ingin dibatalkan.
Permasalahan ini cukup berdampak, terutama bagi pendaftar yang sedang mengejar tenggat waktu untuk menyelesaikan proses pendaftaran CPNS 2024. Gangguan pada layanan e-meterai tidak hanya memperlambat proses pembubuhan materai, tetapi juga menimbulkan ketidakpastian di kalangan pengguna terkait kelengkapan dokumen. Meskipun Peruri sudah menyediakan opsi refund sebesar 75%, solusi ini dianggap kurang memadai oleh banyak pendaftar yang merasa dirugikan karena waktu dan tenaga mereka sudah terbuang akibat gangguan teknis tersebut. Dalam jangka panjang, peningkatan kapasitas sistem dan solusi lebih efektif akan sangat diperlukan untuk menghindari permasalahan serupa​(RuangBogor)​(Linggaupos).



Post Comment